Dispepsia Bukan Hanya Radang Lambung

NYERI atau rasa tidak nyaman di perut atas umumnya di bawah tulang rusuk di atas pusar yang disertai kembung, sendawa berlebihan, rasa panas di dada, mual, muntah, dan napas berbau seringkali dianggap enteng. Biasanya penderita hanya minum obat bebas semisal antasida (penawar asam lambung) yang banyak diiklankan.

NAMUN, berhati-hatilah. Meski jarang, kumpulan gejala yang dikenal sebagai dispepsia itu bisa jadi merupakan penyakit senus seperti kanker lambung maupun radang lambung dalam yang bisa menyebabkan kebocoran saluran cerna.

Dispepsia tidak memilih usia dan jenis kelamin. Semua bisa terkena. Boleh dibilang satu dari empat orang pernah mengalami dispepsia suatu saat dalam hidupnya.

Menurut situs web Family Doctor, penyebab dispepsia umumnya memang radang lambung. Bisa juga akibat naiknya asam lambung ke kerongkongan (GERD) yang menimbulkan nyeri atau panas di dada.

Penyebab lain demikian situs web Canadian Helicobacter pylori adalah radang usus 12 jari, gangguan kantung empedu maupun penyakit hati. Namun, sebagian besar (60 persen) tidak jelas penyebabnya. Meski jarang, dispepsia bisa juga disebabkan oleh kanker lambung.

Para ahli kini giat meneliti peran bakteri Helicobacter pylori dalam menimbulkan gejala dispepsia. PasaInya, sekitar 40-60 persen pasien yang menderita dispepsia kronik ternyata terinfeksi H pylori. Yang bikin ragu para ahli, infeksi H pylori sebenarnya sangat umum. Hampir setiap orang, terutama di negara berkembang dengan sanitasi kurang baik, ada bakteri H pylori dalam saluran cernanya. Namun, kebanyakan mereka tidak menyadari dan tidak’menunjukkan gejala apa pun.

Dispepsia perlu diwaspadai. Anda dianjurkan segera ke dokter terutama jika berusia di atas 50 tahun, berat badan turun, sulit mansion, muntah hebat, terasa benjolan di perut, gerakan usus melambat, sulit buang air besar, dan tinja berwarna hit yang berarti tinja mengandung darah.

JIKA penyebab dispepsia adalah radang lambung biasa, bisa disembuhkan dengan obat penghambat produksi asam lambung. Jika akibat infeksi bakteri, diobati dengan antibiotika.

Anda perlu menjalani pemeriksaan endoskopi jika perut masih nyeri masks sudah minum obat selama delapan minggu atau jika nyeri hilang timbul.

Menurut dr Marcellus Simadibrata Kolopaking SpPd) dan dr Murdani Abdullah SpPd) dari Sub-Bagian Gastroenterologi, Bagian Ilmu Penyakit Dalam, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia/Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (FKU1/RSCM) dalam suatu seminar, dispepsia radang lambung disebabkan ketidakseimbangan faktor agresif dengan faktor def ensif selaput lendir lambung maupun usus 12 jari, sehingga terjadi iritasi yang berlanjut menjadi radang.

Tang dimaksud faktor agre-

sif antara lain asam lambu ng refluks cairan empedu, nikotin, obat antiradang steroid kortikesteroid, H pylori. Sedang faktor defensif adalah aliran darah dan sel epitel di permukaan dinding lambung, prostaglandin (senyawa aktif dari prostat), fosfolipid serta gerakan/kecepatan pengosonpn lambung,” ujarnya.

Makanan dan minuman bisa menimbulkan dispepsia, misaInya kopi, makanan pedas maupun asam, rokok, alkohol serta obat antiradang dan antibiotika tertentu.

Untuk mengurangi pendenitaan, jika Anda merokok berhentilah, hindari makanan yang mengganggu lambung kurang stres, jangan makan terlalu dekat dengan waktu flour, kurangi atau hindari penggunaan obat antiradang seperti ibuprofen, aspirin, naproxen, dan ketoprofin. Gunakan asetaminofen sebagai ganti karena lebih aman bagi lambung. (AM

Dispepsia (dis=buruk, pepsia=pencernaan) merupakan istilah yang lazim digunakan untuk menyebut gejala gejala gangguan pencernaan yang berasal dari bagian atas sistem pencernaan.

Ada dua macam dispepsia, yaitu dispepsia yang penyebabnya diketahui dan dispepsia yang penyebabnya tidak jelas. Penyebab dispepsia yang teridentifikasi antara lain radang pada saluran pencernaan, bakteri H pylori, kelainan gastrointestinal penyakit reflux gastroesofageal dan dispepsia karena obat obat tertentu. Rasa sakit yang dirasakan bisa berasal dari bagian kerongkongan lambung. dan bagian awal usus dua belas jari. Dispepsia juga dikenal sebagai gangguan pencernaan kronis.

GEJALA DISPEPSIA
Perut terasa seperti terbakar
Perut terasa penuh
Makanan naik ke kerongkongan
Mural
Mantan
Sendawa berlebilhan

PENCEGAHAN
1.Berhenti merokok
2.Hindari makanan yang tidak terasa nyaman bagi perut
3.Kurangi stres
4.Kurangi konsumsi obat yang punya efek samping mengganggu lambung, seperti obat rematik tertentu.

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s